Hungaria: Awal Pembangunan Besar-Besaran
kembali ke daftar isiPengecoran beton pertama ke pelat fondasi unit daya No. 5 di PLTN Paks di Hungaria mulai dilakukan pada 5 Februari 2026. PLTN baru ini akan menggantikan unit-unit yang beroperasi sejak 1980-an dan akan terus memasok listrik tenaga nuklir yang bersih, andal, dan terjangkau bagi warga serta industri negara tersebut.
Dengan dimulainya pengecoran beton pertama, unit ini beralih ke status “sedang dibangun” menurut klasifikasi IAEA. “Ini hari yang sangat penting bagi Hungaria, bagi Rusia, dan bagi seluruh komunitas nuklir dunia,” ujar Direktur Jenderal Rosatom Aleksey Likhachev.
Unit No. 5 adalah kelanjutan kerja sama para ahli nuklir Hungaria dan Rusia (sebelumnya Uni Soviet) yang dimulai sejak 1960-an. Dari 1982 hingga 1987, empat unit daya di PLTN Paks dengan reaktor VVER-440 rancangan Rusia tersambung ke jaringan listrik Hungaria. Saat ini unit-unit tersebut beroperasi pada daya yang ditingkatkan, di atas daya nominal, dan memasok sekitar 47% listrik yang dikonsumsi di negara itu. Tahap kedua Paks dengan kapasitas total 2400 MW akan terdiri dari dua unit dengan reaktor generasi III+ VVER-1200.
“Negara yang paling kompetitif adalah negara yang pertama kali berhasil membangun pembangkit listrik tenaga nuklir. Hungaria adalah salah satunya: tahap kedua PLTN Paks merupakan proyek terbesar dan paling modern di Eropa, menjadi andalan kebangkitan nuklir,” tegas Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria Péter Szijjártó. “Stasiun ini akan menjadi jaminan keamanan energi jangka panjang. Berkat unit-unit baru di Paks, Hungaria akan mampu memproduksi secara mandiri hingga 70% listrik yang dibutuhkan negara, sehingga secara signifikan mengurangi ketergantungan pada fluktuasi harga di pasar internasional.”
Paks-2 juga penting bagi komunitas nuklir dunia. “Kami sangat menghargai pendampingan IAEA terhadap proyek-proyek kami yang sedang dibangun, serta keterlibatan pribadi kepala IAEA Rafael Grossi,” ujar Aleksey Likhachev.
Pekerjaan di Atas Fondasi yang Kokoh
Lisensi utama untuk pembangunan unit VVER-1200 dikeluarkan oleh regulator Hungaria, Otoritas Energi Atom Hungaria (OAH), pada Agustus 2022. Berdasarkan lisensi tersebut, dilakukan penggalian lubang kerja untuk unit daya yang akan dibangun. Pada November 2025, regulator mengeluarkan izin untuk pengecoran beton pertama dan pembangunan gedung-gedung pulau nuklir.

Ke dalam pelat fondasi unit No. 5 akan dipasang hampir 9 ribu ton elemen tulangan dan 43 000 m³ campuran beton. Pekerjaan akan berlangsung 24 jam nonstop. Pekerjaan pengecoran beton akan berlanjut hingga akhir 2026. Setelah itu, akan dimulai pembangunan selubung pelindung bagian dalam dan luar gedung reaktor, serta pemasangan peralatan. Yang pertama dipasang adalah perangkap lelehan inti, dan peralatan itu sudah didatangkan ke lokasi konstruksi. Ini adalah elemen paling penting dari sistem keselamatan pasif pada PLTN dengan reaktor generasi III+. Rancangannya berfungsi untuk melokalisasi lelehan zona aktif (inti) reaktor apabila terjadi kecelakaan.
Para ahli metalurgi Rosatom mulai memproduksi reaktor untuk Paks-2 pada April 2024. Mereka menuang seluruh blanko yang diperlukan sekaligus untuk kedua unit daya, total 36 buah dengan bobot gabungan 3.440 ton.

Rosatom bekerja sangat erat dengan pemesan dari pihak Hungaria. “Pemesan di sini sangat kuat sebagai pemegang lisensi, mengambil alih interaksi dengan pengawas, pengurusan izin, dan pembelaan isu-isu teknis. Kami bekerja sebagai satu tim, baik dengan pemesan maupun dengan otoritas pengawas, dan ini strategi yang sangat berhasil. Sekarang kami mengadakan pertemuan rutin bukan hanya di tingkat pimpinan, tetapi juga di tingkat kelompok kerja,” kata Wakil Presiden Atomstroyexport, Direktur Proyek Pembangunan PLTN Paks-2 Vitaly Polyanin dalam wawancara dengan surat kabar Strana Rosatom. “Semua orang paham: pertukaran informasi yang terbuka dan langsung membantu mencapai tujuan. Yang penting, pihak Hungaria sangat berkepentingan dengan pembangunan unit-unit ini, dan itu terlihat dari dukungan aktif terhadap proyek.”
Peluang Baru
Pembangunan PLTN Paks-2 adalah peluang untuk mempertahankan harga listrik yang rendah bagi warga Hungaria, menyediakan kapasitas baru untuk kendaraan listrik, digitalisasi ekonomi, serta pusat data untuk pemrosesan data dan penerapan kecerdasan buatan. Selain itu, ini juga kompetensi baru dan peluang bagi perusahaan-perusahaan Hungaria: setelah memperoleh pengalaman bekerja di Paks-2, mereka dapat ikut serta dalam proyek-proyek nuklir Rosatom lainnya, misalnya di Serbia. “Menurut saya, cepat atau lambat keputusan untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Serbia akan diambil. Kami akan melakukan segalanya untuk menyampaikan penawaran kami kepada pimpinan Serbia dan memaparkan secara selengkap dan sedetail mungkin keunggulan penawaran tersebut bagi industri Serbia dan bagi rakyat Serbia,” ujar Aleksey Likhachev menjawab pertanyaan media Serbia. Menurutnya, klaster energi nuklir di pusat Eropa dapat sangat dibutuhkan di masa depan, berkat kedekatan teritorial kedua negara dan peluang memanfaatkan Sungai Donau sebagai jalur transportasi utama.

