Kemajuan Bahan Bakar
Berlangganan buletin
Berlangganan
#297Januari 2026

Kemajuan Bahan Bakar

kembali ke daftar isi

Rosatom telah memproduksi inti reaktor nuklir untuk kapal pemecah es nuklir paling bertenaga di dunia yang sedang dibangun, yaitu Rossiya, memasok bahan bakar nuklir yang dimodifikasi untuk reaktor riset di Uzbekistan dan untuk PLTN Kudankulam di India, serta menguji bahan bakar untuk reaktor pendingin gas suhu tinggi dalam kondisi ekstrem. Seluruh peristiwa ini merupakan langkah menuju penyempurnaan dan penciptaan teknologi nuklir baru yang mengarah pada tatanan teknologi baru.

Pada akhir 2025, teras reaktor pertama dalam sejarah industri nuklir untuk instalasi reaktor pertama RITM-400 telah diproduksi dan lolos pemeriksaan penerimaan. Teras ini akan dipasang pada kapal pemecah es nuklir “Rossiya” (Rusia). Dua reaktor RITM-400 diberi nama sesuai tokoh bogatyr (pahlawan epik Rusia), yaitu “Ilya Muromets” dan “Dobrynya Nikitich”. Daya termal masing-masing reaktor adalah 315 MW, lebih besar daripada instalasi reaktor kapal mana pun di dunia.

Kapal pemecah es nuklir “Rossiya” merupakan kapal utama proyek 10510. Total dayanya akan mencapai 120 MW (pada poros), sehingga kapal mampu menembus es dengan ketebalan lebih dari empat meter. Setelah mulai beroperasi, “Rossiya” akan memastikan pengawalan sepanjang tahun di Rute Laut Utara.

Kepadatan itu Penting

Rosatom memasok modifikasi baru bahan bakar nuklir untuk reaktor riset VVR-SM di Uzbekistan. Untuk pembuatan rakitan bahan bakar digunakan bahan bakar uranium berkepadatan tinggi serta bahan bakar uranium silisida. Berbeda dengan bahan bakar standar, bahan bakar ini memiliki karakteristik pemakaian yang lebih unggul. Berkat konsentrasi uranium yang lebih tinggi, durasi penggunaan bahan bakar reaktor menjadi lebih panjang.

Pasokan bahan bakar nuklir untuk reaktor riset merupakan bagian dari kerja sama yang lebih luas antara Rosatom dan Uzbekistan. Perlu diingat, kedua pihak sedang mempersiapkan pengecoran beton untuk unit pertama pembangkit listrik tenaga nuklir dengan reaktor desain Rusia RITM-200N di Provinsi Jizzakh, Uzbekistan. Kontrak yang ditandatangani pada Mei 2024 menjadi kontrak ekspor pertama di dunia untuk pembangunan PLTN berdaya kecil (di saat yang sama, pembangunan unit berdaya besar dengan desain Rusia juga sedang dikaji).

Pada Suhu Ekstrem

Rosatom telah menyelesaikan pengujian sampel bahan bakar untuk reaktor pendingin gas suhu tinggi (HTGR) dalam kondisi ekstrem. Silinder grafit dengan batang bahan-bakar yang kecil berbentuk sferis yang terdistribusi merata di seluruh volume, yang dikembangkan oleh para ilmuwan Rosatom, mula-mula diiradiasi dalam kondisi normal hingga mencapai tingkat pembakaran 4% atom berat (a.b.), 8%, dan 12%. Kompak dengan pembakaran 4% dan 8% a.b. kemudian diiradiasi selama lebih dari 500 jam pada suhu sekitar 1600 °C. Selain itu, sampel bahan bakar HTGR dengan pembakaran 8% a.b. diiradiasi pada suhu sekitar 1700 °C selama lebih dari 380 jam.

“Eksperimen reaktor dan rangkaian penelitian pascareaktor yang komprehensif melengkapi kumpulan data eksperimen yang telah dihimpun sejak 2021 dalam kerangka program pembuktian perhitungan-eksperimental untuk bahan bakar HTGR. Kami dapat secara meyakinkan menyatakan bahwa batas maksimum desain yang ditetapkan dalam proyek instalasi reaktor HTGR telah terkonfirmasi, khususnya dalam aspek pengoperasian bahan bakar mikrosferik produksi dalam negeri,” ujar Fedor Grigoriev, kurator pekerjaan dari perusahaan Rosenergoatom.

Awal 18 Bulan

Pada bulan Desember, Rosatom mengirimkan melalui penerbangan kargo pertama dengan bahan bakar nuklir untuk pemuatan awal reaktor VVER-1000 di unit daya No. 3 PLTN Kudankulam. Unit ketiga Kudankulam akan menjadi yang pertama dalam sejarah, di mana reaktor VVER-1000 langsung beroperasi dengan siklus 18 bulan. Sebelumnya, dua unit pertama PLTN Kudankulam telah beralih dari siklus 12 bulan ke siklus 18 bulan. Hal ini dimungkinkan berkat pasokan bahan bakar nuklir dengan desain rakitan bahan bakar TVS-2M yang disempurnakan. Desain ini memastikan operasi unit yang lebih andal dan ekonomis berkat struktur yang lebih kaku, filter anti-kotoran generasi baru, serta massa uranium yang lebih besar.

Dan juga…

Penghargaan “Vyzov” (“Tantangan”) dalam kategori “Solusi Rekayasa” diberikan kepada para peneliti dari Institut Bochvar, Mikhail Skupov dan Alexey Glushenkov, atas penciptaan teknologi produksi industri bahan bakar nuklir nitrida. Bahan bakar ini akan digunakan pada reaktor BREST-OD-300 dengan pendingin timbal dalam sistem Generasi ke-4.

Seluruh kabar ini menjadi bukti bahwa Rosatom berada di garis terdepan pencarian ilmiah dan teknologi. Secara konsisten dan sistematis, perusahaan terus mengembangkan dan menyempurnakan bahan bakar nuklir yang menjamin pembangkitan listrik yang aman dan ekonomis, sekaligus mendukung penelitian ilmiah.